Tampilkan postingan dengan label kematian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kematian. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 Februari 2014
Sebagai protes keluarga membawa mangsa kematian dalam tahanan polis ke IPK KL
Oleh Syed Jaymal Zahiid
May 23, 2013
May 23, 2013
Keluarga dan rakan-rakan mendiang N. Dharmendran membawa kerandanya semasa upacara sembahyang terakhir diadakan pagi ini. — Gambar oleh Choo Choo MayKUALA LUMPUR, 23 Mei — Keluarga N Dharmendran, mengsa terbaru yang mati dalam tahanan polis, akan membawa tubuhnya ke Ibu Pejabat Polis Kuala Lumpur untuk bersembahyang di sana, sebagai protes simbolik terhadap insiden yang telah dikritik oleh ahli politik pembangkang dan kumpulan hak asasi manusia.
Bapa saudara si mati, yang bercakap dengan namanya tidak disiarkan, berkata beliau dan keluarganya menganggap polis yang bertanggungjawab bagi kematian Dharmendran dan mereka berniat untuk menunjukkan protes dengan melakukan sembahyang terakhir berhampiran ibu pejabat polis di mana kejadian berlaku.“Kami mahu membantah Ketua Jabatan Siasatan Jenayah KL yang mengatakan Dharmendran meninggal dunia akibat serangan jantung . .. kami tidak percaya,” kata beliau selepas sembahyang terakhir diadakan di flat keluarga di Taman Mulia, Bandar Tun Razak, di sini.
“Setiap kali ada kematian dalam tahanan mereka berkata serangan jantung.”
Selasa, 26 November 2013
Cara Cara Membangkitkan Seseorang Dari Kematian

Ilustrasi
Mungkin anda mengenali scenario di atas yang ada dalam film “Austin Powers: International Man of Mystery” (1997). Ilmu pengetahuan yang mengilhami cerita film itu benar-benar ada. Ilmu itu disebut kriogenika, yaitu ilmu yang mempelajari tentang apa yang terjadi pada materi pada suhu yang sangat rendah. Krionika, yaitu teknik yang digunakan untuk mengawetkan tubuh manusia pada suhu yang sangat rendah dengan harapan suatu hari dapat dibangkitkan kembali, sedang dikembangankan saat ini.
Gagasan di balik krionika adalah jika seseorang “mati” akibat penyakit yang dideritanya, ia dapat “dibekukan” untuk kemudian dibangkitkan kembali di masa depan saat teknologi pengobatan sudah dapat menyembuhkan penyakitnya itu. Seseorang yang diawetkan sedemikian rupa dikatakan berada dalam keadaan suspensi krionika.
Tahap-tahap untuk menjalani suspensi krionika:
1. Menjadi anggota sebuah fasilitas krionika dan membayar iuran keanggotaan (sekitar $400 per tahun).
2. Dinyatakan “mati secara hukum”.
3. Tim tanggap darurat dari fasilitas tersebut mendatangi anda, tubuh anda distabilkan dengan cara memasok oksigen melalui darah ke otak anda dalam jumlah yang cukup untuk mempertahankan fungsi minimal otak hingga saatnya tiba untuk anda dipindahkan ke fasilitas suspensi.
4. Tubuh anda akan dibungkus dalam es dan diinjeksikan heparin (sejenis antikoagulan/ anti pembekuan darah) untuk mencegah darah anda membeku dalam perjalanan menuju fasilitas krionika. Sekelompok tim medis menunggu kedatangan tubuh anda di fasilitas itu.
5. Begitu anda tiba di fasilitas kriogenika, “pembekuan” yang sesungguhnya segera dimulai. Fasilitas kriogenika tidak bisa begitu saja menempatkan pasien mereka ke dalam wadah nitrogen cair karena akan menyebabkan air yang dikandung sel tubuh membeku. Tim krionika harus membuang air dari sel-sel tubuh anda terlebih dahulu dan menggantinya dengan campuran kimiawi berbasis gliserol yang disebut krioprotektan (semacam senyawa antipembekuan tubuh manusia).
6. Langkah selanjutnya adalah memasukan tubuh anda yang kemudian diletakkan ke dalam tangki logam yang besar yang berisi nitrogen cair pada suhu sekitar -196oC. Tubuh anda disimpan dengan posisi kepala di bawah.
7. Karena biaya yang sangat mahal, ilmuwan memberikan jalan yang ekonomis dengan hanya mengawetkan otak anda. Dengan harapan suatu saat nanti teknologi menemukan cara untuk mengkloning tubuh anda yang lain yang tidak diawetkan.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)